KUMPULAN MASALAH PENYAKIT - WordPress.com

KUMPULAN MASALAH PENYAKIT - WordPress.com

KUMPULAN MASALAH PENYAKIT IKMA 2010 HEAT RUSH DEFINISI Heat rash adalah suatu kondisi kulit ringan yang menghasilkan sensasi gatal, terbakar umumnya disebabkan oleh terhalangnya saluran kelenjar keringat, yang dihasilkan dari keringat berlebihan

selama panas dan cuaca lembab. Heat rash atau biang keringat adalah bercak yang disebabkan oleh keringat yang berlebihan terutama saat cuaca panas dan lembab, jika kelenjar keringat tersumbat maka keringat terjebak di bawah kulit dan menyebabkan iritasi kulit berupa benjolan kecil dan kulit berwarna kemerahan atau merah muda. TANDA-TANDA

Berupa bercak berwarna merah atau merah muda pada kulit, nyeri jika terkena panas atau sentuhan, yang mengelilingi benjolan kecil yang biasanya terjadi pada bagian tubuh yang tertutup, seperti punggung, perut, leher, dada bagian atas, pangkal paha atau ketiak, dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Ini adalah kondisi umum dalam kondisi panas dan lembab, seperti di daerah tropis dan selama musim panas, meskipun dapat

terjadi dikalangan segala usia, heat rash sering terjadi pada anak dan bayi. SUN BURN DEFINISI SUNBURN Sunburn adalah luka bakar akibat sengatan sinar matahari, umumnya terjadi karena paparan sinar ultraviolet yang berlebihan

yang dipancarkan oleh matahari. Paparan yang berlebihan dalam waktu cukup lama dapat mengakibatkan peradangan kulit akut. 6 TANDA SUNBURN 1. Peradangan atau ruam merah pada kulit, yang

terasa hangat 2. Pembengkakan (edema) di kulit 3. Banyak rasa sakit dan gatal di daerah sekitar luka 4. Dalam beberapa hari, kulit akan mulai mengelupas 5. Beberapa gejala lain yang mungkin timbul antara lain mual, demam, lemah, menggigil, dan sakit kepala 7

TANDA SUNBURN 6. Pigmentasi yang tak teratur atau menimbulkan flek hitam pada kulit 7. Tekstur kasar pada kulit yang terekspos 8. Dehidrasi 9. Pada saat yang langka bisa menjadi syok (ditandai dengan tekanan darah yang sangat rendah, pusing, dan sangat lemah) 10.Pengembangan alergi

8 Sunburns dapat meningkatkan beberapa risiko yang biasa ditandai dengan gejala yang tidak langsung terlihat, diantaranya: Keriput/ kerutan Penuaan dini dengan munculnya bintik usia Kanker kulit atau melanoma ganas Paparan sinar matahari dan ultraviolet berimplikasi pada penyakit katarak bahkan kebutaan

9 HEAT EXHASUTED DEFINISI Suatu keadaan yang terjadi akibat terkena/terpapar panas selama berjam-jam, dimana hilangnya

banyak cairan karena berkeringat menyebabkan kelelahan, tekanan darah rendah dan kadang pingsan. GEJALA KLINIS Pusing karena darah terkumpul di dalam pembuluh darah tungkai, yang melebar akibat panas.

Denyut jantung menjadi lambat dan lemah, Kulit menjadi dingin, pucat dan lembab, Penderita menjadi linglung, Hilangnya cairan menyebabkan berkurangnya volume darah, menurunnya tekanan darah dan bisa menyebabkan penderita pingsan. PENCEGAHAN Hindari aktivitas berat di dalam lingkungan yang sangat panas atau di dalam ruangan yang

sirkulasinya buruk. Gunakanlah pakaian yang longgar dan ringan. Sering-seringlah beristirahat dan berlindung di tempat yang teduh. Hindari tempat yang panas Minum cukup air Berolah raga rutin HEAT CRAMP

Definisi Heat Cramps (Kram Karena Panas) adalah kejang otot hebat akibat keringat berlebihan, yang terjadi selama melakukan aktivitas pada cuaca yang sangat panas. Penyebab Heat Cramps o Suhu atau kelembaban yang tinggi o Dehidrasi (kehilangan cairan tubuh) o Olahraga yang berat atau lama

o Pakaian yang bertumpuk-tumpuk o Pemakaian alkohol o Obat-obatan (misalnya diuretik, neuroleptik, fenotiazin dan antikolinergik) o Penyakit jantung dan pembuluh darah o Kelainan fungsi kelenjar keringat. Pencegahan Heat Cramps

Hindari aktivitas berat di dalam lingkungan yang sangat panas atau di dalam ruangan yang sirkulasinya buruk. Jika cuaca panas, gunakanlah pakaian yang longgar dan ringan. Luangkan waktu untuk beristirahat yang cukup Hindari tempat yang panas dan Banyak Minum air Hindari panas yang berlebihan jika:

o Mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan terganggunya pengaturan suhu tubuh o Anda seorang yang obesitas o Anda berusia lanjut Berolah raga secara bertahap dan tingkatkan asupan air serta garam. Cari pertolongan medis jika gejala tidak hilang dengan istirahat

setelah memulihkan cairan dan mengkonsumsi elektrolit. Beberapa Tanda Gejala Heat Cramps Keringat mengandung sejumlah besar natrium, dan cairan minum dengan

kandungan natrium yang tidak memadai setelah berkeringat banyak dapat mengakibatkan kondisi rendah natrium serius yang disebut hiponatremia. Dehidrasi berat menyebabkan kram panas, meskipun kram panas dapat sangat menyakitkan, tetapi biasanya tidak mengakibatkan luka

permanen pada otot. Kejang otot adalah satu-satunya tanda kram yang terjadi karena terlalu lama beraktifitas yang mengidentifikasikan panas pada otot . Kram ini biasanya diakibatkan otot-otot lelah dengan pekerjaan berat seperti pada betis, paha, otot perut, dan bahu. HEAT STROKE Pengertian.... Heat stroke merupakan

suatu bentuk hipertermia di mana suhu tubuh terangkat secara dramatis dengan gejala fisik yang menyertainya termasuk perubahan dalam fungsi sistem saraf. Apa Penyebabnya ?

1. Ketika suhu sangat panas, sekitar 104F (40C), 2. Kelembaban tinggi, 3. Tubuh kehilangan elektrolit (cairan dan garam), 4. Aktifitas fisik yang kuat di bawah sinar matahari. Gejala Heat Stroke 1. Demam tinggi (104 F atau lebih tinggi),

2. Sakit kepala yang parah, 3. Pusing dan perasaan ringan, 4. Sebuah penampilan memerah atau merah pada kulit, 5. Kurangnya berkeringat, 6. Kelemahan otot atau kram, 7. Mual, 8. Muntah, 9. Detak jantung cepat, 10.Cepat Bernafas, 11.Merasa bingung, cemas atau bingung,

12.Kejang. HIPOTERMIA Definisi Hipotermia adalah 1. Suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. 2. Kondisi dimana tubuh mengalami penurunanan suhu inti(suhu organ dalam) hingga di bawah 35 C. Tubuh manusia mampu mengatur suhu

pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 C. Di luar suhu tersebut, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh. 3. Suatu kondisi kegawatdaruratan medis. Karena bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan di seluruh tubuh(edema generalisata), meghilangnya reflex tubuh (areflexia), koma, hingga menghilangnya reaksi pupil mata. Penyebab Hipotermia 1.

2. 3. 4. Yang pasti, ada kontak dengan lingkungan yang dingin Adanya gangguan atau penyakit yang diderita Penggunaan obat-obatan (alcohol, barbiturate, phenothiazine, insulin, steroid, blocker Sepsis, hipotiroid, radang pancreas Cara tubuh kehilangan panasnya adalah kontak langsung dengan sesuatu yang

sangat dingin. Karena air merupakan penghantar panas yang baik bagi tubuh sehingga panas tubuh akan hilang lebih cepat pada air dingin dibanding udara dingin. Cara lainnya adalah melalui angin, gerakan angin akan menghilangkan lapisan tipis udara yang hangat pada permukaan kulit. Saat suhu tubuh menurun drastis, maka jantung, sistem saraf dan organ tubuh lainnya tidak dapat bekerja dengan baik. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini bisa menyebabkan gagal jantung, rusaknya sistem pernapasan dan yang lebih berbahaya bisa menyebabkan kematian. Pertolongan terpenting adalah menghangatkan tubuhnya agar suhunya kembali normal.

Jenis hipotermia Accidental hypothermia terjadi ketika suhu tubuh inti menurun hingga <35c.> Primary accidental hypothermia merupakan hasil dari paparan langsung terhadap udara dingin pada orang yang sebelumnya sehat. Secondary accidental hypothermia merupakan komplikasi gangguan sistemik(seluruh tubuh) yan serius. Kebanyakan terjadinya sih di usim dingin(salju) dan iklim dingin.

Gejala hipotermia Salah satu gejala awal terjadinya hipotermia adalah tubuh yang gemetar, karena itu merupakan salah satu bentuk perlindungan diri untuk melawan suhu dingin dan usaha agar tubuh tetap hangat. Gejala hipotermia dibagi 3: 1. Mild atau ringan Sistem saraf pusat: amnesia, apati, terganggunya persepsi halusinasi Cardiovaskular: denyut nadi cepat lalu berangsur melambat, meningkatnya tekanan darah,

Penafasan: nafas cepat lalu berangsur melambat, Saraf dan otot: gemetar, menrunnya kemampuan koordinasi otot 2. Moderate atau sedang Sistem saraf pusat: penurunan kesadaran secara berangsur, pelebaran pupil Cardiovaskular: penurunan denyut nadi secara berangsur Pernafasan: hilangnya reflex jalan nafas(seperti batuk, bersin) Saraf dan otot: menurunnya reflex, berkurangnya respon menggifgil, mulai munculnya kaku tubuh akibat udara dingin Cont

3. Severe atau parah Sistem saraf pusat: koma,menurunnya reflex mata(seperti mengdip) Cardiovascular: penurunan tekanan darah secara berangsur, menghilangnya tekanan darah sistolik Pernafasan: menurunnya konsumsi oksigen Saraf dan otot: tidak adanya gerakan, menghilangnya reflex perifer Pertolongan pertama hipotermia

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Memberikan pakaian yang kering

Menggenggam tangannya Memindahkan ke tempat yang lebih baik dan lebih hangat Usahakan terjadi kontak kulit karena akan lebih efektif Memberikan minuman hangat yang tidak mengandung alkohol serta kafein Menghindari melakukan banyak gerakan Jangan memijatnya serta jangan memberikan minuman yang panas

FROSBITE Definisi Membekunya sebagian organ tubuh yang terpapar oleh suhu dingin yang

berlebihan pada suhu 0C (32F). Frostbite dikenal dengan radang dingin dimana jaringan sel didalam tubuh menjadi rusak karena terjadi pembekuan. Organ yang terkena biasanya adalah ujung-ujung jari kaki dan tangan, cuping telinga, cuping hidung, dan dagu. Gejala Di bagi menjadi 3 tingkatan :

Stadium 1 : Kulit menjadi pucat, kemudian seperti terbakar dan selanjutnya mengelupas Stadium 2 : Kulit menjadi melepuh Stadium 3 : Kulit menjadi beku, pembuluh darah kulit tersumbat bekuan darah dan jaringan sekitar mati. Jika stadium 3 ini tidak ditangani segera , kerusakan jaringan menjadi lebih serius dan dapat menjadi gangren, kadang membutuhkan amputasi.

Penyebab Paparan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin, hal-hal tersebut diatas juga dapat timbul akibat kurangnya kekebalan tubuh, kelelahan, dehidrasi, kekurangan makanan, penggunaan alkohol, gangguan jantung serta penggunaan obat-obatan. Cuaca dingin membuat cairan sel membeku dan menjadi rusak karena pembekuan dan menyebabkan aliran menjadi tak lancar / sirkulasi darah yang buruk

Pakaian yang tidak memadai, pakaian basah Angin dingin Pertolongan pertama yang dapat dilakukan antara lain Segera hindari pajanan lebih lanjut terhadap dingin, pindahlah ke area yang lebih hangat Jika dimungkinkan, hangatkan organ yang terkena di dalam wadah yang berisi air hangat. Hangatkan secara perlahan sampai kulitnya berubah menjadi memerah (kurang lebih 45

menit) Jangan pernah menggosok atau menggaruk daerah yang mengalami frostbite karena dapat menyebabkan cedera jaringan lebih lanjut Jika tidak tersedia air hangat, balut daerah yang mengalami frostbite dengan kain atau jika tangan yang terkena, selipkan saja tangan di bawah ketiak atau di perut Jika mati rasa tetap berlanjut selama proses penghangatan segera ke rumah

CHILBLAIN Definisi an inflammatory skin condition presenting after exposure to cold as pruritic and/or painful erythematous-to-violaceous acral lesions. Penyebab

Langsung : paparan terhadap suhu dingin Tidak langsung: Chronic myelomonocytic leukemia Anorexia nervosa Dysproteinemias Macroglobulinemia Cryoglobulinemia, cryofibrinogenemia, cold agglutinins Antiphospholipid antibody syndrome Raynaud disease Celiac disease

Tanda Timbul rasa terbakar (biasanya timbul pada ektremitas) Timbul rasa gatal (biasanya timbul pada ektremitas) Kulit yang terkena penyakit ini biasanya berubah warna, menjadi merah.

Iritasi Luka Membengkak Melepuh Jika kulit terkena hawa dingin lebih lama lagi dapat mengakibatkan infeksi pada kulit yang luka atau perdarahan akibat digaruk.

TRENCH FOOT DEFINISI Jejas lokal yang diakibatkan karena oleh suhu yang sangat rendah ,bergantung pada : - Temperatur - Laju pendinginan, - Lamanya pemaparan. kerusakan anggota-anggota badan terutama kaki yang

terendam air cukup lama, Disebabkan kaki terlalu lama dalam keadaan basah pada suhu 10 (sepuluh) derajat C sampai 0 (nol) derajat C. Biasanya kaki yang tidak aktif dalam kaus kaki dan sepatu yang lembab atau basah, atau sepatu yang terlalu kencang ikatan talinya sehingga peredaran darah di kaki tidak lancar, diduga bisa menyebabkan

cedera ini. Cedera ini bahkan dapat menjadi sangat parah sampai kehilangan jari-jari atau bagian-bagian kaki yang lain. Gejala pada stadium lebih lanjut

kulit tampak pucat, kebiru-biruan, denyut nadi menurun, bagian-bagian yang terkena melepuh, timbul pembengkakan, terasa panas, timbul perdarahan, dan bisa diikuti dengan gangren. Pertolongan Pertama

Menghangatkan secara bertahap dengan udara yang hangat. Jangan memijat-mijat atau membasahi kulit yang cedera. Lindungi bagian-bagian yang cedera dari benturan. Keringkan kedua kaki sepenuhnya, hindari berjalan-jalan. Mintalah bantuan perawatan medis.

Pencegahan Dapat dicegah dengan perawatan kebersihan yang baik dari kedua kaki dan menghindari keadaankeadaan yang lembab untuk waktu yang lama. Mengganti kaus kaki paling tidak setiap hari (tergantung dari keadaan-keadaan lingkungannya) juga merupakan suatu tindakan pencegahan. Kaus kaki yang basah dapat dikeringkan dengan udara, kemudian ditempatkan di bagian dalam kemeja supaya hangat sebelum dipakai lagi.

GANGGUAN KEBISINGAN FISIOLOGIS G a n g g u a

n Kebisingan merupakan salah satu masalah kesehatan lingkungan di kotakota besar. Suara yang tidak diinginkan akan memberikan efek atau gangguan yang kurang baik terhadap kesehatan.

Gangguan Fisiologis dapat berupa :

Peningkatan tekanan darah Peningkatan denyut nadi Gangguan metabolisme Konstruksi pembuluh darah kecil terutama pada bagian kaki Dapat menyebabkan pucat Gangguan sensoris.

Kehilangan pendengaran yang merupakan perubahan ambang batas sementara akibat kebisingan Perubahan ambang batas permanen akibat kebisingan, Penyebab Gangguan Fisiologis

Bising bernada tinggi Bising yang terputus-putus Bising yang datang tiba-tiba Tanda-tanda pada Gangguan Fisiologis

Pusing/sakit kepala Perasaan mual

Susah tidur Cepat marah Sesak Napas Perasaan tidak nyaman Stres meningkat Tekanan darah meningkat Bunyi dering GANGGUAN PSIKOLOGIS KARENA KEBISINGAN

Batas Paparan Kebisingan WHO memberikan batas paparan bising yang dapat diterima manusia adalah 85dB (desibel).

Paparan bising yang kontinu di atas 85 dB tidak hanya akan menyebabkan keluhan pada telinga dan pendengaran 51 Pengaruh buruk kebisingan suatu perubahan morfologi dan fisiologi suatu organisma yang mengakibatkan penurunan kapasitas fungsional untuk mengatasi adanya

stress tambahan atau peningkatan kerentanan suatu organisma terhadap pengaruh efek faktor lingkungan yang merugikan, termasuk pengaruh yang bersifat

sementara maupun gangguan jangka panjang terhadap suatu organ atau seseorang secara fisik, psikologis atau sosial 52 Gangguan psikologi karena kebisingan Gangguan psikologis dapat berupa rasa tidak nyaman, kurang konsentrasi, susah tidur, dan cepat marah. Bila kebisingan diterima dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit

psikosomatik berupa gastritis, jantung, stres, kelelahan dan lain-lain. 53 Tanda-tanda gangguan psikologi 1. 2. 3. 4.

rasa tidak nyaman, kurang konsentrasi, susah tidur (insomnia), dan cepat marah 54 GANGGUAN PATOLOGIS ORGANIS

Gangguan Kebisingan di Tempat Kerja Gangguan Fisiologis Gangguan Psikologis Gangguan Patologis Organis Gangguan Patologis Organis Tuli Menetap (Permanent Treshold Shift =PTS) Trauma Akustik

Presbycusis tinnitus TANDA / GEJALA Telinga berbunyi setiap akhir waktu kerja setelah 10-20 hari terpapar kebisingan. Tidak dapat mendengar detak jam dan percakapan terutama jika ada suara lain. Sulit berkomunikasi.

TRAUMA AKUSTIK DEFINISI Perubahan pendengaran terjadi secara tiba- tiba, karena suara impulsif dengan intensitas tinggi, seperti letusan, ledakan dan lainnya. TANDA / GEJALA

Terjadi bunyi berdering dalam telinga Kesan tertutup Kesulitan memahami pembicaraan. PRESBYCUSIS DEFINISI kehilangan pendengaran yang secara bertahap terjadi pada sebagian besar

individu saat mereka tumbuh dewasa. Gangguan pendengaran adalah gangguan umum yang terkait dengan penuaan. Sekitar 30-35 persen orang dewasa antara usia 65 dan 75 tahun mengalami gangguan pendengaran. Diperkirakan bahwa 40-50 persen orang 75 dan lebih tua mengalami gangguan pendengaran. TANDA / GEJALA

Pidato orang lain tampaknya bergumam atau cadel. Suara bernada tinggi seperti "s" dan "th" sulit untuk mendengar dan dibedakan. Percakapan sulit dipahami, terutama bila ada kebisingan latar belakang.

Suara seorang pria lebih mudah untuk mendengar dari pitches lebih tinggi dari suara wanita. Suara-suara tertentu tampaknya mengganggu atau terlalu keras. Tinnitus (dering, meraung, atau suara mendesis pada satu atau kedua telinga) juga dapat terjadi. TINNITUS DEFINISI

masalah pada telinga dimana penderitanya mendengar bunyi dengingan atau suara lain, namun tidak ada sumber suara dari luar. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga, dan bisa bersifat sementara namun juga bisa terus menerus. TANDA / GEJALA Mendengar suara aneh seperti dengungan.

Dengungan bisa terjadi pada salah satu telinga. Suara yang muncul akan semakin memburuk ketika malam hari atau pada suasana yang tenang. NAKROSIS NITROGEN Definisi

Narkosis Nitrogen adalah efek nitrogen yang dialami oleh seorang penyelam. Narkosis Nitrogen yakni penyakit dekompresi pada penyelam akibat terlalu lama berada di air pada kedalaman tertentu. Akibatnya adalah nyeri otot sendi dan tulang hingga kelumpuhan dan kematian. Narkosis Nitrogen sendiri sebenarnya tak mematikan, akan tetapi euphoria (sensasi senang yang berlebihan) dan foolish behaviour (perilaku konyol atau bodoh) yang menjadi penyebab utama meninggalnya penyelam.

gejala gejala EUPHORIA (sensasi senang yang berlebihan) adalah suatu kondisi mental dan emosional dimana seseorang mengalami perasaan intens kesejahteraan, kegembiraan, kebahagiaan yang berlebihan. gejala FOOLISH BEHAVIOUR adalah perilaku konyol atau bodoh

yang disebabkan oleh konsentrasi nitrogen yang tinggi, mengakibatkan konduksi impuls saraf rusak dan menimbulkan efek seperti penggunaan alkohol atau narkotika. tanda-tanda 1. Mengakibatkan kehilangan kesadaran sesaat 2. Tubuh kram 3. Kepala pusing

4. Gangguan pendengaran 5. Kegembiraan yang tidak terkontrol 6. Kecemasan ekstrim 7. Depresi 8. Kebingungan 9. Halusinasi 10.Pernapasan menjadi cepat 11.Menggigil Gejala ini muncul terutama jika kita telah menyelam mencapai

kedalaman 31 meter atau 100 FSW (Feet of Seawater). Efek dan Pencegahan Efek dari Narkosis Nitrogen adalah hilangnya kemampuan bergerak untuk sesaat, dan berkurangnya kemampuan untuk membuat keputusan. Faktor yang dapat mengakibatkan efek nitrogen ini adalah stres dan kelelahan. Untuk mencegah Narkosis Nitrogen, usahakan untuk tidak menyelam sedalam 100 FSW.

KERACUNAN OKSIGEN Definisi Keracunan Oksigen : kondisi yang muncul akibat efek-efek berbahaya dari molekul oksigen (O2) pada tekanan parsial yang tinggi. Orang-orang dengan konsentrasi

oksigen tambahan yang tinggi (terutama bayi prematur), dan yang menjalani terapi oksigen hiperbarik. Tanda Keracunan Oksigen Sistem saraf pusat Menunjukkan gejala : Perubahan visual (terutama pengelihatan) Dengungan pada telinga (tinnitus)

Mual Kedutan (terutama pada wajah) Iritabilitas PARU-PARU Hasil dari gejala toksisitas paru dari peradangan yang dimulai pada saluran udara yang mengarah ke paruparu dan kemudian menyebar (trakeobronkial) Gejala ini muncul pada bagian dada atas (daerah substernal dan carinal). Temuan fisik yang berkaitan dengan toksisitas paru

termasuk suara menggelegak yang terdengar melalui stetoskop, demam, peningkatan aliran darah pada lapisan hidung (hiperaemia mukosa hidung). EFEK PADA BAYI Pada bayi premature, tanda-tanda kerusakan pada mata (retinopati prematuritas atau ROP) diamati melalui optalmoskop sebagai pembatas antara daerah vascularised dan non-vascularised pada retina seorang bayi.

Kekurangan oksigen (disebut hypoxia), dapat mengakibatkan bayi prematur dalam inkubator mengalami kerusakan otak yang dinamakan cerebral palsy (CP). Sedangkan untuk kelebihan oksigen disebut hyperoxia yang dapat menimbulkan kebutaan pada bayi. TERAPI Terapi Umum

1.Istirahat Oksigen murni paling lama diberikan 24 jam Konsentrasi oksigen tidak boleh lebih 60%. Jika diberikan, harus menggunakan PEEP melalui ventilator. 2.Diet 3.Medikamentosa Obat pertama : Suksinil Antioksidan

KERACUNAN KARBONDIOKSIDA KERACUNAN KARBON DIOKSIDA Masuknya karbon dioksida dalam jumlah melebihi dosis ambang ke dalam tubuh sehingga bersifat toksik dan bisa mengganggu kesehatan 02/25/2020

82 TANDA ATAU GEJALA KERACUNAN KARBON DIOKSIDA -Keracunan CO2 ringan Otot berkedut Aktivitas saraf berkurang Kulit memerah Tekanan darah tinggi

Sebagai keparahan ketika hiperkapnia meningkat, gejala keracunan karbon dioksida berikut mungkin dialami: Sakit kepala Kelesuan Peningkatan tingkat cardiac output Detak jantung tidak teratur Kejang Ketidaksadaran Bahkan kematian 02/25/2020

83 HELIUM TEKANAN TINGGI Helium dapat digunakan untuk menggantikan nitrogen pada penyelaman yang sangat dalam karena mempunyai efek narcosis hanya 1/5-1/4 nitrogen. Pada kedalaman 500 kaki tidak terdapat efek helium, akan tetapi bila kedalaman lebih dari

500 kaki, yang terjadi adalah High Pressure Syndrome yang ditandai oleh gejala tremor pada kedalaman 700 kaki, dan mengantuk pada kedalaman 1000 kaki serta bila lebih dalam akan terjadi kehilangan koordinasi. BahayahelIum Bila helium menggantikan kadar oksigen di udara, maka ada resiko terjadi

sesak nafas: udara yang mengandung oksigen kurang dari 16% sangat berbahaya. DEKOMPRESI Penyakit dekompresi suatu keadaan medis dimana akumulasi nitrogen yang terlarut setelah menyelam membentuk

gelembung udara yang kemudian menyumbat aliran darah serta system syaraf Penyakit dekompresi Akibat dari kondisi tersebut maka timbul gejala yang mirip sekali dengan stroke, dimana akan timbul gejala-gejala seperti mati rasa (numbness), paralysis

(kelumpuhan), bahkan kehilangan kesadaran yang bisa menyebabkan meninggal dunia. Penyakit dekompresi Manifestasi Klinis 1. Timbul saat dekompresi atau dipermukaan (paling lama 24 jam setelah menyelam). 2. Mula-mula rasa kaku kemudian rasa nyeri 3. Mula-mula rasa kaku kemudian rasa nyeri 4. Bengkak kemerahan Peau dorange

5. Banyak pada penyelam ulung dan singkat 6. Anggota atas 2-3x lebih banyak dari bawah 7. Kasus pada bahu kemudian siku, pergelangan tangan, tangan, sendi paha, lutut dan kaki. 8. Asimetri 9. Kasus ringan, tidak rekompresi, nyeri hilang 3-7 hari Penyakit dekompresi Terdapat 2 tipe: 1. Tipe I

tipe ini lebih ringan, tidak mengancam nyawa, dan ditandai dengan rasa nyeri pada persendian dan otot-otot serta pembengkakan pada limfonodus 2. Tipe II merupakan masalah serius dan dapat menyebabkan kematian. SINDROM RAYNAUD

Sindrom Raynaud 1. Pengertian Sindrom Raynaud adalah nama yang diberikan kepada gejala-gejala ketika ada penyebab yang dapat diidentifikasi, meskipun menggunakan banyak fenomena untuk menggambarkan situasi ini juga. Sindrom ini sering terjadi di kemudian hari (> 30 tahun), bersamaan dengan timbulnya penyakit yang mendasari. Namun, beberapa pasien mungkin

memiliki gejala ini sebagai manifestasi awal dari penyakit yang mendasari, yang dapat menampakkan dirinya di lain waktu. Sindrom Raynaud 2. Manifestasi Klinis Gejalanya adalah : a. Pasien awalnya mungkin melihat pucat dari bagian distal dari satu atau lebih digit. Untuk alasan yang belum diketahui, jempol biasanya terhindar.

b. Biasanya ada garis demarkasi yang jelas antara kulit yang terkena dan normal. c. Kemudian ada yang diikuti perasaan mati rasa atau nyeri pada jari disertai dengan sianosis (membirukan) dari jari. Sindrom Raynaud d. Akhirnya ada fase hyperaemic mana digit menjadi merah dan terasa hangat. e. Individu pasien dapat menunjukkan variasi

dalam urutan tiga fase. Sindrom Raynaud 3. Tanda-Tanda Pada penyakit Raynaud primer biasanya akan ada apa-apa untuk menemukan, sebagai pasien jarang hadir dalam acara tersebut : a. Untuk mendeteksi bukti penyebab alternatif untuk gejala, atau penyakit yang mendasari terkait dengan sindrom Raynaud sekunder,

mencari kelainan apapun dalam pulsa dari tangan terkena / kaki. RADIASI NON PENGION Radiasi Non Pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek

ionisasi apabila berinteraksi dengan materi. Jenis-jenis Radiasi Non Pengion Gelombang Mikro Sinar Inframerah Sinar Ultraviolet Gelombang Mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone)

Efek yang ditimbulkan, yakni : 1. Penyakit Alzheimer 2. Multiple Sclerosis 3. Parkinson 4. Neuromas Akustik 5. dan lain-lain Penyakit Alzheimer Penyakit Alzheimer adalah suatu kondisi di

mana sel-sel saraf di otak mati, sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Multiple Sclerosis Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis pada sistem syaraf pusat. Penyakit ini dimulai dengan kerusakan pada myelin lapisan lemak yang

rnenyelimuti serat-serat syaraf di dalam sistem syaraf pusat. Parkinson Parkinson adalah penyakit sistem syaraf pusat yang memiliki karakteristik gerakan gerakan yang tidak bisa dikontrol dan

menjadi lebih parah seiring dengan waktu. Neuroma Akustik Neuroma akustik adalah tumor jinak yang tumbuh dari selubung saraf akustikus. Gejala termasuk: Gangguan pendengaran, Nada (tinnitus) di telinga yang terkena dampak kegoyangan, kehilangan keseimbangan

Pusing (vertigo) wajah mati rasa dan kelemahan Katarak Katarak dapat disebabkan oleh radiasi IR-A dan IR-B Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai

tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya. Gejala katarak Penderita katarak akan mengalami pengelihatan yang buram ketajaman pengelihatan berkurang sensitivitas kontras juga hilang, sehingga kontur, warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata.

RADIASI PENGION DEFINISI Radiasi dapat diartikan sebagai energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang Efek Radiasi (Secara Biologis) 1. Berdasarkan jenis sel

Efek Genetik (non-somatik) atau efek pewarisan adalah efek yang dirasakan oleh keturunan dari individu yang terkena paparan radiasi. Efek Somatik adalah efek radiasi yang dirasakan oleh individu yang terpapar radiasi. Waktu yang dibutuhkan sampai terlihatnya gejala efek somatik sangat bervariasi sehingga dapat dibedakan atas : Efek segera adalah kerusakan yang secara klinik sudah dapat teramati pada individu dalam waktu singkat setelah individu tersebut terpapar radiasi, seperti epilasi (rontoknya rambut), eritema (memerahnya kulit), luka bakar dan penurunan jumlah sel darah. Kerusakan tersebut terlihat dalam waktu hari sampai mingguan pasca iradiasi.

Efek tertunda merupakan efek radiasi yang baru timbul setelah waktu yang lama (bulanan/tahunan) setelah terpapar radiasi, seperti katarak dan kanker. Pemanfaatan Radiasi Bidang Pertanian Pengendalian Hama Serangga Pengawetan Makanan Pengawetan makanan dengan radiasi tanpa mengurangi nutrisi makanan Bidang Kedokteran

Diagnosa, terapi, sterilisasi alat kedokteran Bidang Komunikasi Berbentuk radiasi elektromagnetik Pembangkit Energi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Penanganan Radiasi

Jika efek radiasi terjadi maka tindakan: Tetap tenang dan jangan panik Hindari dan jauhi dari pusat kejadian/reaktor Lokasi yang dituju harus berlawanan dengan arah angin yang datang dari pusat kejadian / reaktor Monitor terus kejadian tersebut dari berita resmi perintah. Gunakan masker standar jika memungkinkan.

Recently Viewed Presentations

  • Natural Environments: The Atmosphere GG 101  Spring 2005

    Natural Environments: The Atmosphere GG 101 Spring 2005

    Natural Environments: The Atmosphere GG 101 - Spring 2005 Boston University Natural Environments: The Atmosphere GG 101 - Spring 2005 Boston University Myneni Jan-19-05 Course Info (2 of 6) Three main topical areas (1) basic astronomical relationship between the Earth...
  • Evolution - Science in the Making

    Evolution - Science in the Making

    Evolution: change in the ... Before fertilization (Pre-zygotic isolation) - Prevents genotypes from entering the gene pool. ... meiosis (Mendel's Law of Independent Assortment) or due to a . natural disaster. This can cause one allele to become . more...
  • Photo-Thermal Coherent Confocal Microscope Mark Andrews, Sean ...

    Photo-Thermal Coherent Confocal Microscope Mark Andrews, Sean ...

    However, the depth of imaging is a significant limitation. We present a novel concept designed both to improve the depth of penetration and to increase the information content of images obtained with a reflectance confocal microscope. Using an approach similar...
  • NIH Fundamentals - Johns Hopkins Hospital

    NIH Fundamentals - Johns Hopkins Hospital

    Understanding NIH . NIH is the steward of medical and behavioral research for the Nation. Our mission: to acquire new knowledge to help prevent, detect, diagnose, and treat disease and disability …
  • Copyright 2010 Delmar, Cengage Learning. All Rights Reserved.

    Copyright 2010 Delmar, Cengage Learning. All Rights Reserved.

    Feline leukemia virus (FeLV) Feline pneumonitis. Rabies. Noninfectious Cat Diseases. Feline urologic syndrome (FUS) Wet eyes. Internal Cat Parasites. Toxoplasmosis. Ascarids and hookworms. Tapeworms. External Cat Parasites. Lice. Mites. Feline scabies. Other external parasites.
  • Common and Proper Nouns - Henry County School District

    Common and Proper Nouns - Henry County School District

    Common and Proper Nouns A sit-down-stand-up game Common nouns are the names of everyday people, places and things. Sit down if you see a common noun. Proper nouns are the names of particular people, places and things. Stand up if...
  • Substitution reactions Substitution reactions  (a) Halogenation of an

    Substitution reactions Substitution reactions (a) Halogenation of an

    Substitution reactions (a) Halogenation of an alkane (b) Esterification (c) Base hydrolysis of esters (saponification) Halogenation of an alkane: Monochlorination of methane Reaction conditions Ultraviolet light Esterification Acid + Alcohol → Ester + Water e.g. methanoic acid + ethanol →...
  • Chapter 15

    Chapter 15

    Networking